jump to navigation

OJRAK TERORIS BAGI BLOGER, MASYARAKAT & UMAT AGAMA INDONESIA November 8, 2008

Posted by onezero3 in Bloger Teroris.
Tags: , , , , , , , , , , , , , ,
trackback

Tulisan ini saya buat sebagai tanggapan dari tulisan di blog wordpress .com yang dibuat oleh  Ojrak pada Webblog Kitab ng-Blog.wp.com dengan judul “Perkenalkan……Saya

            Sebuah fakta dari seorang murid sekolah yang boleh dikatakan gagal dalam pendidikan tetapi cukup berhasil dipengajaran. Kenapa demikian? Ojrak adalah seorang murid yang merasa tidak pernah sekolah seperti yang dikatakannya sendiri, yaitu :

Saya tidak pernah sekolah. Maksudnya, saya memang pernah terdaftar sebagai siswa sekolah, dari SD pinggir kampung sampai perguruan tinggi negri ternama, tapi bukannya duduk di bangku kelas, saya malah duduk di bangku kantin. Kadang di bawah pohon. Untungnya, soal ujian modelnya begitu-begitu saja — kalau bukan esai, berarti pilihan ganda. Jadi saya masih bisa lulus sekolah.

Apa duduk di kantin sekolah atau di bawah pohon yang tumbuh di sekolah sama artinya bahwa saya pernah sekolah?

Kalimat tersebut jika dipikir secara golok-goblokan  bahwa Ojrak memang tidak dididik oleh pendidik yang berkompeten tetapi diajari oleh seorang pengajar atau lebih, yaitu mungkin  penjaga kantin, pembantu kantin, kawan se geng mungkin pula sambil “fly” dan sebagainya.  Artinya sekolah numpang nama ( baca tempat penampungan sementara) ,  ia hanya pergi dari rumah untuk mengisi hari-harinya di sekitar  kelas pada suatu lembaga pendidikan atau sekolahan.

            Pada kalimat berikutnya Ojrak mengatakan:

“…..nama saya Yella Ojrak. Mungkin anda sudah tau siapa saya, tapi apa lah artinya diri saya ini… Hanya seorang manusia luar biasa, bukan superstar, bukan presiden… masih banyak orang di dunia ini yang belum tau siapa saya. …….”  Kalimat itu memang tidak penting untuk ditanggapi karena  hanyalah perkataan orang ( baca manusia yang melewati masa usia anak-anak) yang mempunyai impian tinggi tetapi tidak kesampaian.  Ini menunjukkan betapa dahsyatnya tingkat kerusakan mental anak jika dibiarkan tidak memperoleh perhatian dari  guru, orangtua dan atau orang yang dituakan secara layak.

Kemudian Ojrak mengatakan : Pekerjaan saya sehari-hari cuma ngurus anak, nge-blog, memoderasi forum WordPress, dan sesekali jadi wanita penghibur suami saya.

Kalimat di atas jika disimak secara tidak pintar, tentunya menjadikan seorang Bujangan / Jomblo akan berfikir secara ekstra serius untuk  memilih pasangan yang akan dijadikan sebagai ibu bagi anak-anaknya.

Ada beberapa pertimbangan yang secara pribadi mempunyai kekhususan.  Memilih pasangan tidak sekedar kebetinaannya atau kejantanannya,  apalagi  “kurtuk” (jawa=sokur mathuk). Saya kira para pembaca pun tidak terlalu ribet untuk memahaminya.

Pada uraian selanjutnya dikatakan:

Tapi di blog ini saya tidak akan menyinggung soal agama, karena masyarakat Indonesia yang notabene masih tergolong dungu, belum bisa menanggapi isu agama dengan pikiran terbuka. Saya tidak mau mati konyol dibakar para penganut agama yang jelas-jelas lebih bodoh daripada saya. Hanya orang bodoh yang marah karena perbedaan pendapat. …..”

Kerangka masalah dari kalimat tersebut kurang lebih adalah:

a.      Di blog tidak akan menyinggung soal agama;

b.      Masyarakat Indonesia masih tergolong dungu;

c.      Masyarakat Indonesia menanggapi isu agama masih tertutup (blm terbuka)

d.      Ojrak tidak mau mati konyol dibakar penganut agama;

e.      Penganut agama jelas-jelas lebih bodoh;

f.        Orang bodoh yang marah karena perbedaan pendapat.

Saya pikir ungkapan tersebut di atas hanyalah sekedar iseng, tetapi jika saya amati kalimat pedas tersebut ditujukan kepada:

1.      Para Blogger Indonesia

2.      Masyarakat Indonesia

3.      Penganut agama di Indonesia baik Islam, Kristen, Katholik, Hindu, Budha dan lain-lain.

Saya tidak terpancing untuk sekedar menanggapinya, tetapi bagaimana sikap gentleman dari para Blogger , Masyarakat dan Para penganut agama di Indonesia?

Semua pendapat Ojrak terserah kepada sikap Anda!!!

(by Alfa5)

Komentar»

1. PeGe - November 26, 2008

Mau saiia kasih tau mbak Yella tentang postingan anda yang ini?

2. onezero3 - November 28, 2008

Silahkan, ga papa. Memang factanya demikian adanya.

3. kyuutaro - Juli 20, 2009

Udah hampir setahun nih….blognya yella udah diapus. dia n Baba juga udah jarang di forum